Bupati Wempi Gencarkan Pertunjukan Seni untuk Jadi Daya Tarik Wisata Malinau

  • Whatsapp

MALINAU, cokoliat.com –
Bupati Malinau, Wempi W Mawa di awal tahun ini, akan mulai menggencarkan pertunjukan seni dan pagelaran budaya dari 11 Lembaga Adat yang berada di Kabupaten Malinau.

Bung Wempi, begitu sapaannya, menyebutkan hal ini dilakukan sebagai langkah komitmen pelestarian budaya di daerah.

“Kita ini masyarakat Malinau yang memiliki nilai budaya yang kaya. Dengan beragam nya seni dan budaya yang kita miliki, maka kita harus lestarikan. Untuk itu, secara bergantian pada setiap bulannya, dari 11 Lembaga Adat akan mengadakan pertunjukan seni,” ucap Bupati Wempi, Kamis (13/1/2022).

Pemkab Malinau berupaya mengenalkan budaya kepada kaum milenial. Salah satunya dikemas dalam bentuk pertunjukan kesenian. Selain menjadi daya tarik wisata, seni pertunjukan diharapkan menumbuhkan ketertarikan generasi muda melestarikan budaya lokal.

Keseriusan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan hal itu terlihat saat Bupati Wempi dan Wakil Bupati Jakaria mengundang para Ketua Lembaga Adat di Kabupaten Malinau untuk menyampaikan gagasannya, agar pada setiap bulannya di tiap suku memperkenalkan seni dan budayanya.

Menurutnya, ia ingin setiap Adat bisa mengembangkan seluruh potensi budaya yang dimiliki baik berupa seni, kelengkapan pakaian adat, alat musik dan potensi lainnya untuk diperkenalkan dalam sebuah kegiatan budaya.

“Salah satu gagasan kami, kerinduan kami adalah kegiatan yang menampilkan adat istiadat dari masing-masing suku yang ada di Kabupaten Malinau,” ucapnya.

Selama ini, tambahnya, ruang itu hanya di berikan pada salah satu kegiatan tahunan yaitu IRAU, yang bahkan waktunya pun terbatas.

“Itu hanya kita dapat pada saat IRAU, tetapi diluar itu kita hanya dapat kegiatan Mubes, penyambutan tamu dari luar dan selebihnya kita tidak dapat kegiatan budaya tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, meski suasana pandemi Covid-19 masih membayangi, kedepan harus ada semangat baru yang diciptakan.

Salah satunya melalui pagelaran berbagai seni dan budaya bahkan olahraga tradisional yang mana ini bisa meningkatkan imunitas masyarakat.

“Dengan adanya fasilitas yang kita miliki yaitu Panggung Padan Liu’ Burung, itu harus kita maksimalkan. Pertunjukan seni dan budaya akan kita pusatkan di panggung ini. Sehingga dari 11 suku yang ada di Kabupaten Malinau bersama dengan Paguyuban yang ada, bersama-sama harus mengambil bagian dalam menampilkan budayanya masing-masing,” pungkasnya.(ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *