3 Rumah dan Bangunan PAUD di Kecamatan Kayan Hilir Hanyut Terseret Banjir

Tampak sejumlah rumah terendam banjir di Kecamatan Kayan Hilir, Malinau.

 

MALINAU, cokoliat.com – Sebanyak tiga rumah warga dan satu gedung PAUD hanyut terseret banjir yang terjadi di Desa Long Sule dan Long Pipa, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Malinau, Rabu (15/5/2024).

 

Dari keterangan yang dihimpun, saat ini Desa Long Sule dan Long Pipa, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Malinau sedang dilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur desa tersebut.

 

Kepala Desa Long Sule, Jarot Irei menuturkan, hingga pagi tadi air masih terpantau terus naik dan merendam sejumlah rumah warga serta fasilitas umum desa.

 

“Sedikitnya ada tiga rumah warga dan satu gedung PAUD hanyut sampai saat ini. Yaitu rumah milik keluarga Luling Ayong, Gandi dan Kihin Lijung. Kemudian satu aset Desa yaitu PAUD Tiring Olung. Termasuk jembatan gantung sungai Kayan,” jelas Jarot Irei.

 

Jarot menyebutkan air mulai naik ke pemukiman masyarakat Desa Long Sule dan Desa Long Pipa pada Selasa tengah malam dan hujan deras dari satu jam sebelumnya, sekira pukul 23.00 malam. Saat ini ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter.

 

“Info sementara, tidak ada korban jiwa dan 3 rumah warga yang hanyut di tambah 1 gedung PAUD Desa Long Sule Kecamataan Kayan Hilir,” ungkapnya.

 

Akibat banjir tersebut, Jarot mengakui bagi keluarga korban yang rumahnya hanyut saat ini belum disiapkan tempat pengungsian dari Pemerintah Desa.

 

“Sejauh ini mereka menumpang tinggal di rumah kerabat keluarganya yang tidak terkena banjir,” imbuhnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa saat ini untuk kebutuhan pangan warga sangat terbatas. Karena sudah banyak terendam banjir sejak tengah malam tadi. Sehingga Pemerintah Desa Long Sule sangat mengharapkan bantuan logistik kebutuhan pangan dari pihak masyarakat luar.

 

“Khususnya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau untuk dapat segera menindaklanjuti kebutuhan warga yang terkena musibah banjir ini,” pungkasnya.(tk7/saf)