Penerbangan Mau Dibatasi Sampel Covid-19 Terancam Tidak Terkirim

Agus Priyanto, Kepala Bandara Internasional Juwata Tarakan (Foto cokoliat.com)

TARAKAN, cokoliat.com – Pembatasan penumpang dari dan ke Tarakantidak hanya dilayangkan untuk Pelni Tarakan. Ternyata, Wali Kota Tarakan juga melayangkan pembatasan penumpang transportasi udara di Bandara Juwwata Tarakan, melalui Mentrian Perhubungan (Menhub).

Kepala Bandara Juwata Tarakan Agus Priyanto mengatakan, permohonan pembatasan penumpang menggunakan angkutan udara, sudah disampaikan Pemkot Tarakan ke Menhub. Sedangkan, di Bandara Juwata Tarakan hanya mendapatakan tembusannya.

“Sudah dalam proses, tapi keputusannya ada di tangan Menhub, kalau di Bandara hanya dapat tembusan saja,” ungkap Agus, Rabu (8/4/2020).

Sebelum Pemkot Tarakan melayangkan surat pembatasan penumpang, Agus mengakui, sebenarnya Bandara Juwata Tarakan sudah lama melakukan pembatasan. Bahkan, pembatasan yang dilakukan saat ini hanya tersisa 3 flight dari jumlah yang ada sekitar 15 sampai 20 flight setiap harinya.

“Sekarang jumlah penumpang yang datang cuma 188 orang, Pemkot maunya perhari 1 flight tapi semua itu tergantung dari Menhub lagi, kalau sekarang masih jalan skenario kita,” kata Agus. (*/ck1)

Baca Berita lengkapnya di : Pemkot Minta Pembatasan Penumpang di Bandara, Jika Dilakuan Hal Ini Yang Bisa Terjadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *