Aliansi Mayarakat di Tarakan Sebut Lelang GTM Cacat Hukum, Kenapa Ya???

  • Whatsapp
Istimewa
banner 468x60

TARAKAN, cokoliat.com – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan, akhinya melelang gedung Grand Tarakan Mall (GTM). Sayangnya, lelang tersebut justru dinilai melanggar aturan dari berbagai gabungan aliansi masyarakat, di Tarakan.

Seperti diketahui, belum lama ini GTM diketahui menunggak pajak sebesar Rp. 12 miliar lebih sejak 2005 silam. Tidak hanya itu, dari pihak pemegang saham GTM juga diketahui tengah berseteru, hingga terjadi aksi saling gugat menggugat di pengadilan.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Belum lagi, masalah tunggakan pajak tersebut juga sempat dilaporkan Pemkot Tarakan ke Polda Kaltara, terkait masalah tunggaan pajak tersebut. Selain itu, GTM juga dianggap pailit dan tengah berproses dilakukan pelelangan oleh KPKNL Tarakan.

Menyikapi lelang GTM yang dilakukan KPNL, Ketua Gerakan Masayarakat Peduli Korupssi (GMPK) Kaltara, Akbar Syarif mengatakan, upaya lelang itu diduga mengabaikan aspek hukum yang tengah berjalan antara pihak-pihak terkait.

“Kan masih berproses hukum, belum lagi bukti pelaporan baik pidana dan perdata yang masih berjalan, serta masih berproses di Pengadilan Tata Niaga di Surabaya,” kata Akbar, Rabu (8/4/2020).

Akbar menyebutkan,  dengan masih berjalannya proses hukum ini, seharunya KPKNL tidak gegabah dan harus membatalkan pemasangan pengumuman lelang GTM. Dikhawatirkan, jika lelang ini masih berlanjut ditengah proses hukum yang berjalan, dapat menimbulkan konflik sosial dan hukum baru.

“Kita justru menduga, dengan berprosesnya lelang ini ada upaya Pemkot ingin mengaburkan permasalahan yang lebih besar lagi,” tegas Akbar (*ck/1)

Baca berita lengkapnya di : Aliansi Masyarakat Pertanyakan Lelang GTM Oleh KPKNL

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *