Tidak Takut Api, Warga Nekat Ambil Sisa Barang Bukti Ballpres Yang Dimusnahkan

  • Whatsapp
Pemusnahan balpres
Warga tengah menarik balpres dari kobaran api yang dimusnahkan dengan cara dibakar (Foto cokoliat.com)

TARAKAN, cokoliat.com – Kejaksaan Negeri (kejari) Tarakan dan Bea Cukai Tarakan memusnahkan ratusan ballpers asal Malaysia, yang menjadi barang bukti perkara kepabeanan. Pemusnahan dilakukan, Kamis (13/2/2020) di dua lokasi berbeda di tempat pembuangan sampah.

Dari pantauan dilapangan, pemusnahan barang bukti yang dilakukan Kejari bersama Bea dan Cukai Tarakan, menjadi tontonan warga sekitar. Bahkan, para warga ini nekat berebutan sisa-sisa barang bukti yang dibakar, meski kondisi api saat itu masih menyala.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tarakan Fatkhuri mengatakan, dimusnahkannya ratusan ballpres barang bukti perkara kepabenanan ini, dikarenakan sudah berkekuatan hukum tetap. Dimana, pemushanan ini dilakukan dengan dua cara yaitu dibakar dan ditimbun.

“Dari sekian perkara kepabeanan ini, salah satunya ada yang putusan akhirnya dirampas untuk dimusnahkan, agar tidak dapat dipergunakan lagi,” terang Fatkhuri.

Dari perkara yang ada, lanjut Fatkhuri, ada juga terdakwanya atas nama Muhammad Rani yang masih menjalani masa hukumannya di Lapas Tarakan. Kemudian, semua barang buktinya diperintahkan dirampas untuk dimusnahkan.

“Terdakwanya, sudah diputus bersalah oleh Majelsi Hakim, serta dihukum 2 tahun penjara dan denda Rp. 100 juta subside kurungan 6 bulan penjara,” sebut Kajari.

Fatkhuri menyebutkan, untuk pemusnahan kali ini memang sengaja dilakukan dua cara dibakar dan ditimbun, sesuai rekomendasi Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan. Dengan begitu, semua barang bukti yang ada akan hancur dan tidak dapat dipergunakan lagi.

“Kalau dibakar pasti hancur, tapi bisa menimbulkan volusi juga, makanya sebagian ditimbun biar terurai dan tidak dapat digunakan lagi,” bebernya.

Sebagaimana diketahui, Muhammad Rani adalah nahkoda KM Cahaya Baru yang ditangkap Bea dan Cukai Tarakan, Agustus 2019 lalu. Saat diamankan, kapal yang dikemudikannya melintas di Muara Tidung menuju Bulungan membawa ratusan ballpres pakaian bekas dan ambal, asal Malaysia. (ck1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *