BKIPM Sebut Pasar Ikan di Tarakan Jauh Dari Standar Higienis

  • Whatsapp

TARAKAN, cokoliat.com – Setahun melakukan pengamatan sepanjang 2019, Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Tarakan memastikan, standar higienis pasar ikan yang ada di Tarakan belum memenuhi persyaratan.

Kepala BKIPM Tarakan, Umar mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukannya di tiga pasar yakni Gusher, Tenguyun dan Beringin, ada pasar ikan yang melebihi ambang batas tidak memenuhi standarisasi higienis.

Bacaan Lainnya

“Dengan adanya Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 01 tahun 2017, kita berharap Pemkot Tarakan dapat memperbaikinya,” terang Umar

Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) disejumlah pasar ikan di Tarakan, Umar menjelasakan, selain jauh dari kata higienis, BKIP juga menemukan masih kurangnya sarana dan prasarana, yang mendukung penjualan ikan secara higienis.

“Jadi hasil temuan kita dilapangan, masih banyak sarana dan prasarana yang tidak mendukung, khusunya penjualan ikan di pasar,” bebernya.

Lanjut Umar, BKIPM Tarakan sudah melaporkan temuan ini kepada Pemkot Tarakan, agar dapat segera ditindaklanjuti. Karena, penerapan pasar higienis bukan hanya tugas BKIPM, tapi kerja bersama dengan pemerintag daerah untuk melakukan perbaikan, berdasarkan Inpres No. 01 tahun 2017.

“Penerapan standar higienis semuanya saling berkaitan, jadi kita tidak bisa mengatakan hanya satu para meter yang kurang, seperti air, es yang digunakan dan sanitasi saling berkaitan” pungkas Umar.

Apalagi, Umar mengungkapkan, ari yang digunakan dari pemukiman juga rentan mengandung bakteri Salmonella dan E-coli. Mengingat, hasil pengujian mutu ikan dilakukan BKIPM terdapat Mikrobiologi TPC /ALT, Coliform, E. colli, salmonella, TVB dan Histamin.

“Tapi dari hasil uji yang kita lakukan tidan ada bahan berbahaya ditemukan, walau ada yang mengandung formalin tapi formalinnya alami yang dihasilkan ikan tertentu,” tandasnya. (ck1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *