Banyak Hoaks; Komisi I Minta Nakes Sosialisasikan Vaksinasi

  • Whatsapp

MALINAU, cokoliat.com- Rapat pengendalian perkembangan covid-19 yang di laksanakan pada hari Senin (12/7) yang bertempat di Laga Fratu Kantor Bupati Kabupaten Malinau. Selasa (13/7).

Di tengah upaya dunia termasuk Indonesia untuk menyediakan vaksin Covid-19, muncul berbagai  hoax yang beredar di masyarakat.

Dalam rapat yang di laksanakan pada Senin (12/7) Ketua Komisi I DPRD  Malinau, Dolvina Damus mengungkapkan bahwa  vaksinisasi  terutama untuk lansia tidak bisa diberikan  langsung.  Hal itu mengingat  sekarang banyak beredar berita hoax tentang vaksin.

Hoax yang beredar  mengatakan habis vaksin langsung lumpuh, habis vaksin langsung meninggal, dan banyak berita lain hoax tentang adanya vaksin ini.

“Di sini saya katakan para nakes harus mensosialisasikan terlebih dahulu sebelum melakukan vaksin tersebut agar vaksin ini tepat pada sasaran, jadi misalnya ada tim yang profesional tadi yang berprofesi dokter misalnya boleh juga melakukan sosialisasi seperti di tempat misalnya lansia yang menolak vaksin harusnya datang ke daerah tersebut lakukan sosialisasi,” ungkap Dolvina

Jika hanya menghimbau atau memberitahukan bahwa hari ini ada vaksin jelas bagi yang trauma akibat berita-berita hoax tidak akan melakukan vaksin. Oleh karena itu  para nakes harus menyatukan presepsi, menyatukan pendapat terlebih dahulu, ketika mereka siap baru lakukan vaksin tersebut.

Reporter: Rahmawati

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *