2 Desa di Malinau Barat, Jadi Sasaran Fisik TMMD Ke-112 Kodim Malinau

  • Whatsapp

MALINAU, cokoliat.com – Dua desa di Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau menjadi sasaran pembangunan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 Kodim 0910/Malinau tahun 2021.

Meski pelaksanaan TMMD ke-112 direncanakan akan dibuka pada bulan September 2021 mendatang. Namun proses peninjauan lokasi sudah mulai berjalan dan disetujui.

Program TMMD Wiltas ke-112 di Kabupaten Malinau, tahun ini direncanakan akan dilakukan di Desa Kuala Lapang dan Tanjung Lapang.

Komandan Kodim (Dandim) 0910 Malinau, Letkol Inf Sofwan Nizar mengatakan, sasaran TMMD fisik tahun 2021 ini adalah pembukaan jalan penghubung desa di Kecamatan Malinau Barat.

“Salah satu sasaran pokok adalah pembangunan akses jalan di Desa Tanjung Lapang ke Kuala Lapang sekira 1100 meter atau menyesuaikan kebutuhan. Ditambah beberapa sasaran tambahan,” ujarnya.

Dandim menambahkan, dengan pembangunan jalan tani dan penghubung 2 desa ini diharapkan bisa mewujudkan ketahanan wilayah dan ketahanan pangan di perbatasan.

“Dengan terbukanya akses jalan yang menjadi prioritas dari program ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani di desa tersebut bisa meningkat,” ucapnya, Selasa (6/7/2021).

Kemarin, Dandim Sofwan Nizar bersama Kepala Desa Tanjung Lapang dan Kuala Lapang telah meninjau langsung lokasi sasaran fisik TMMD ke 112 di wilayah tersebut.

Rencananya, target program tersebut adalah untuk membuka jalan tani penghubung dua desa di Kecamatan Malinau Barat tersebut.

Dengan rincian pembukaan jalan tani dengan panjang sekira 1100 meter lebar 6 meter, 3 gorong-gorong dan 1 Pos Kamling dan 1 Jembatan kayu.

“Rencana awal 1600 m, tetapi nanti kita meyesuaikan dengan hasil peninjauan & koordinasi kemarin dengan Kecamatan, desa serta warga yg dilintasi,” ungkapnya.

“Rencananya sama seperti tahun lalu, TMMD Wiltas dilaksanakan selama 30 hari. Salah satu sasaran pokok adalah pembukaan jalan. Diharapkan dengan program ini nantinya dapat memudahkan petani untuk mengangkut hasil panen,” tambahnya.

Mengenai rencana waktu pelaksanaan, Dandim Sofwan Nizar memperkirakan program tersebut akan dimulai pada bulan September hingga Oktober 2021.(ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *