Workshop Up Grading Spritualitas, Masyarakat Malinau Didorong Tingkatkan Toleransi

  • Whatsapp

MALINAU, cokoliat.com – Dalam upaya menjaga toleransi dan kerukunan kehidupan masyarakat di Kabupaten Malinau, Pemerintah Daerah membuka Workshop Up Grading Spritualitas untuk semua umat beragama, Rabu (23/6/2021).

Workshop yang berlangsung di ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau itu turut mengundang para tokoh lintas agama dan perwakilan atau peserta untuk mengikuti kegiatan Workshop tersebut.

Bupati Wempi mengatakan, tujuan dari workshop ini utamanya untuk meningkatkan spiritual masyarakat Malinau. Karna semua orang pasti membutuhkan yang terbaik dalam hidupnya.

“Yang terbaik itu, pasti datangnya dari tuhan dan kesempurnaan pasti datang dari yang maha kuasa,” ujarnya.

Menurutnya, jika masyarakat dibekali dengan hal-hal yang baik menyangkut spiritual keagamaan, maka pengaruhnya didalam kehidupan sangat besar.

“Dengan workshop ini, para peserta dilengkapi lagi dengan pembekalan dan semangat agar lebih terlengkapi dengan materi yang di berikan oleh para narasumber,” tuturnya.

Diharapkan usai pelaksanaan Workshop, para peserta dapat membawa nilai-nilai atau ilmu dan dapat diteruskan kepada masyarakat disekitarnya.

“Itulah alasan mengapa Workshop Spiritualitas ini sangat penting. Karna membangun Indonesia maupun Daerah yang baik, pasti tidak lepas dari aspek spiritual dan rohani,” ucapnya.

Workshop atau pelatihan ini juga turut mendukung program RT Bersih. Didalam program tersebut nilai keharmonisan antar masyarakat-antar umat beragama sangat di prioritaskan.

“Saya (Bupati) dan Wakil Bupati adalah pemimpin bagi semua umat beragama di Malinau, untuk itu kita berikan kesempatan melalui Workshop ini dengan perwakilan masing-masing agama,” jelasnya.

“Agar nantinya pengetahuan atau ilmu yang diperoleh dapat ditransfer kepada kelompoknya maupun masyarakat secara umum,” tambahnya.

Cerminan dari peningkatan spiritual masyarakat dapat terlihat melalui karakter, dengan lebih meningkatkan nilai-nilai toleransi.

“Aspek keagamaan maupun adat istiadat tidak dapat dipisahkan, karna hal itu adalah satu kesatuan untuk membangun Malinau,” imbuhnya.

Bupati Wempi menilai, dari program RT Bersih yang menjunjung nilai kerapian, keindahan, kesehatan maupun keharmonisan di masyarakat Kabupaten Malinau, kontras terasa dampaknya.

“Keharmonisan ditengah-tengah perbedaan antar umat beragama, bisa kita rasakan dengan bagaimana kita membangun Kabupaten Malinau selama ini,” pungkasnya. (ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *