Pembangunan MTs Al-Khairat Malinau, Wabup Jakaria :  Akan Upayakan Bankeu ke Provinsi

  • Whatsapp

MALINAU, cokoliat.com – Proses pembangunan ruang sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pondok Pesantren Al-Khairat Malinau dimulai, Senin (21/6/2021). Rencananya sebanyak 3 ruang kelas baru akan dibangun untuk MTs tersebut.

Adapun anggarannya berasal dari sumbangan para donatur dan hibah Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau.

Ketua Panitia Pembangunan mengatakan, proses pembangunan ruang kelas baru MTs Al-Khairat dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati, perwakilan DPRD dan para ustadz di lingkungan Pondok Pesantren Al-Khairat Kabupaten Malinau.

Usai melakukan peletakan batu pertama, Wakil Bupati Malinau, Jakaria SE.,M.Si menyampaikan dukungan pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan suatu upaya Pemerintah Daerah dalam menggali potensi sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidang keagamaan.

“Terutama di Pondok Pesantren Al-Khairat ini, dengan peletakan batu pertama pembangunan ruang MTs, diharapkan dapat meningkat fasilitas penunjang sarana belajar,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan ruang kelas untuk belajar memang sangat dibutuhkan di Pondok Pesantren Al-Khairat Malinau.

“Insyaallah, Pemda Malinau akan ikut mengambil bagian dalam membantu pembangunan ruang kelas Ponpes Al-Khairat,” tuturnya.

Ia menambahkan, melalui usulan yang disampaikan oleh masyarakat, salah satunya dari Pondok Pesantren Al-Khairat Malinau untuk lebih mengembangkan pembangunan pendidikan, tentunya hal itu akan didukung oleh Pemerintah Daerah.

Wakil Bupati juga meminta agar semua prosedur pelaksanaan pembangunan dapat dipenuhi. Karna ada mekanisme yang harus dijalankan di Pemerintahan terkait bantuan tersebut.

Untuk bantuan yang akan diberikan, Wakil Bupati Jakaria mengatakan, kedepan pihaknya akan mengupayakan bantuan keuangan (Bankeu) anggaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

“Contohnya seperti ada usulan di Pondok Pesantren terkait pembangunan dan Pemda sebagai pengayomnya, kedepan akan kita kolaborasikan untuk upayakan usulan tersebut agar dapat ditindak lanjuti,” jelasnya.

Karna sesuai dengan kebutuhan Pemerintah Daerah, ucapnya, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di Malinau, menurutnya Pemerintah Provinsi pasti akan peduli.

“Kedepan, Pemda Malinau juga akan mengambil langkah untuk membantu merealisasikan usulan yang disampaikan masyarakat. Namun, harus sesuai dengan kebutuhan yang benar-benar diperlukan,” ucapnya.

Ia berharap, pembangunan ruang kelas baru MTs Pondok Pesantren Al-Khairat, semua proses dapat berjalan sesui perencanaan dan selesai tepat waktu.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan, Muhammad Fadli mengatakan pihaknya juga akan siap apabila dimintai untuk menunjukkan surat pertanggung-jawaban (SPJ) terkait proses pembangunan.

Jadi, pembangunan ruang kelas dengan luas 9×27 M untuk 3 ruang kelas baru, jelas Fadli, pihaknya menggunakan anggaran swadaya sumbangan dari para donatur dan hibah bantuan Pemerintah Daerah Malinau.

“Untuk anggaran yang tersedia saat ini berkisar sekira Rp 100 Juta, dan bahan material bangunan sebagian sudah siap,” jelasnya.

Fadli membeberkan, sesuai dengan perencanaan RAB pembangunan, pihaknya membutuhkan Rp 714 Juta untuk merealisasikan pembangunan 3 ruang kelas baru MTs tersebut.

Namun, saat ini pihaknya juga masih menunggu pencairan dana hibah dari Pemkab Malinau dan masih membuka donasi untuk para donatur lainnya.

“Insyaallah tahun ini akan kita kebut pengerjaan pembangunan nya mudah-mudahan prosesnya berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *