Fokus Kawal, BPPD Kaltara Soroti Pembangunan Prioritas Kawasan Perbatasan

  • Whatsapp

MALINAU, cokoliat.com – Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalimantan Utara memaparkan beberapa prioritas pembangunan yang kini jadi perhatian pihaknya, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Malinau antara lain infrastruktur jalan, kesehatan dan pendidikan.

Hal itu disampaikan Kepala BPPD Provinsi Kalimantan Utara, Udau Robinson saat mengadakan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pembangunan Kawasan Perbatasan, Kamis (17/6/2021).

Ia menjelaskan, masyarakat di wilayah perbatasan RI-Malaysia masih belum menikmati infrastruktur dan fasiltas yang mumpuni, seperti fasilitas kesehatan dan pendidikan, hingga jaringan kelistrikan serta akses telekomunikasi.

“Saat ini wilayah perbatasan masih membutuh fasilitas akses transportasi jalan darat. Jaringan kelistrikan khususnya bagi sekolah dan fasilitas layanan kesehatan,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi bersama BPPD Kaltara dengan OPD teknis dan instansi terkait, Udau Robinson meminta usulan yang berhubungan dengan pembangunan prioritas di wilayah perbatasan.

Ia mengatakan, pihaknya akan menampung usulan dan masukkan dari para OPD dan instansi terkait tersebut, yang kemudian akan diteruskan kepada jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

“Kita menampung masukkan OPD di daerah. Seperti dari Dinas Kominfo terkait jaringan komunikasi, butuh penambahan tower. Begitu juga dari OPD lain,” katanya.

Menurut Robinson, prioritas pembangunan daerah perbatasan harus berdasar analisis Pemerintah Daerah. Sehingga kebutuhan tidak lagi sebatas asumsi.

Usulan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi dan akan diteruskan kepada Pemerintah Pusat berdasarkan data dan hasil forum musyawarah pemangku kebijakan di wilayah perbatasan.

“Karena saat ini anggaran juga terbatas akibat pandemi Covid-19, pembangunan infrastruktur juga dibatasi,” ucapnya.

“Hanya saja, hal itu harusnya bukan menjadi penghalang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di perbatasan, seperti realisasi pembangunan infrastruktur, akses jalan, listrik dan jaringan komunikasi,” pungkasnya. (ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *