Mau Jadi Wakil Gubernur, Kader Demokrat Iwan Sabri Melamar ke PKS

  • Whatsapp
Diwakili tim, Iwan Sabri mendatangi Sekret PKS Tarakan (Foto cokoliat.com)
banner 468x60

TARAKAN, cokoliat.com – Digadang-gadang bakal maju dalam Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) 2020, Iwan Sabri yang disukan bakal bergandengan dengan petahanan Irianto Lambrie, ikut penjaringan kepala daerah di Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Kaltara.

Diwakili oleh timnya, Iwan Sabri yang merupakan Kader Partai Demokrat dan juga anggota DPRD Kabupaten Nunukan, mendatangi Sekretariat DPD PKS Tarakan di Kelurahan Pamusian, Kamis (20/2/2020) untuk mengambil formulir penjaringan.

Bacaan Lainnya

Sebagai penerima mandat, Ketua DPD PKS Tarakan, Mulkan Ahda mengatakan, dalam penjaringan yang dilakukan PKS, Iwan Sabri merupakan orang pertama yang mendaftar sebagai bakal calon (bacalon) Wakil Gubernur Kaltara, melalui PKS.

“Tadi hanya pengambilan formulir saja yang diwakili tim Iwan Sabri, kalau sebelumnya sudah ada tiga kandidat yang melamar sebagai bacalon Gubernur Kaltara,” ujar Iwan.

Dijelsakan Mulkan, untuk penjaringan Gubernur dan Wakil Gubernur yang dilakukan PKS dipastikan akan terus dibuka, sampai KPU Kaltara membuka pendaftaran. Pertimbangannya, sebagia bentuk aspirasi masyarakat ke para kandidat.

“Sebelum pendaftaran bacalon dibuka KPU Kaltara, maka penjaringan di PKS akan terus berlangsung dan tidak dibatasi waktu,” tegas Muklan.

Disinggung masalah ketiga bacalon Gubernur Kaltara yang telah melakukan pendaftaran lebih dulu, Muklan menyebutkan, ketiganya sudah mengembalikan formulir penjaringan. Hanya saja, untuk masalah prosesnya dan keputusannya nanti ada pada DPP.

“Berkasnya sudah diserahkan ke DPP dan tengah dilakukan komunikasi secara intens, kapan rekomendasinya keluar, nanti kalau bacalon yang mendaftar di PKS sudah ada pasangan,” sebutnya.

Disisi lain, selaku tim pemenang Irwan Sabri, Rico Ardiansyah menuturkan, pendaftaran ini baru bisa dilakukan Iwan Sabri dikarenakan masih melihat situasi perpolitikan yang ada di Kaltara. Selain itu, Iwan Sabri juga masih melakukan komunikasi dengan siapa nanti begandengan di Pilkada 2020 ini.

“Saat ini Iwan Sabri masih di Nunukan dan menjalani tugasnya sebagai anggota DPRD, kalau isunya berpasangan dengan Irianto, itu hanya isu dan belum ada keputusannya,” beber Rico.

Terpisah, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kaltara, Muddain ST saat dimintai komentarnya terkait adanya kader Partai Demokrat yang mengikuti penjaringan di PKS, dirinya enggan berkomentar lebih jauh masalah Iwan Sabri yang ingin ikut serta pada Pilkada 2020 ini.

“Langsung ke Ketua DPD saja, Pak Yansen, karena prosedur di internal kami seperti itu harus satu pintu untuk memberikan statmen,” katanya singkat saat dihubungi via telepon. (ck1)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *