Polres Malinau Tak Izinkan Kegiatan Malam Tahun Baru

  • Whatsapp

MALINAU, cokoliat.com – Kepolisian Resort (Polres) Malinau menegaskan tidak akan mengeluarkan izin penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di malam Tahun Baru 2022.

Kapolres Malinau, AKBP Reza Pahlevi mengatakan, pihaknya akan melakukan patroli skala besar selama malam tahun baru.

“Kita tidak mengeluarkan perizinan keramaian pada saat malam tahun baru. Kita akan menggelar patroli skala besar dengan instansi terkait untuk menciptakan di malam tahun baru itu betul-betul bisa berjalan dengan aman dan lancar,” kata Kapolres AKBP Reza Pahlevi, usai mengikuti Rapat Koordinasi Menyambut Pergantian Tahun Baru 2022 bersama jajaran Forkopimda Malinau, Kamis (30/12/2021).

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan konvoi arak-arakan, dan pesta kembang api dilarang di malam tahun baru. Larangan yang dikeluarkan selama malam tahun baru ini berdasarkan atas Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021.

“Kita pastikan tidak ada (konvoi dan arak-arakan), mudah-mudahan tidak ada perayaan (malam tahun baru) yang sifatnya massal,” ujarnya.

Kemudian, untuk mengantisipasi adanya peredaran minuman keras (Miras) dan Narkoba jelang malam Pergantian Tahun Baru 2022, pihaknya pun telah gencar melakukan operasi Cipta Kondisi dengan target sasaran yang diamankan ialah Miras, Narkoba, Penyakit Masyarakat lainnya termasuk penerapan protokol kesehatan.

“Jika pada Malam Tahun Baru ada indikasi kami temukan barang-barang terlarang dan tindakan melawan hukum, saya tegaskan akan kami tindak dan diberi sanksi kepada yang bersangkutan. Apalagi ada kegiatan yang menimbulkan keributan, mencari masalah dan menggangu ketertiban masyarakat pasti kami amankan,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga memperketat pengawasan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di tempat-tempat keramaian hingga pintu masuk ke Kabupaten Malinau.

Mulai dari destinasi wisata, tempat hiburan, terminal, pelabuhan hingga bandara.

Pengetatan ini dilakukan mengingat tidak ada kebijakan penyekatan, khususnya untuk pendatang dari luar daerah yang masuk ke Kabupaten Malinau. Terlebih, saat ini kasus Covid-19 dari varian Omicron sudah ditemukan di Indonesia.

“Kita perlu antisipasi perkembangan varian Omicron yang cukup cepat,” ungkapnya.

Untuk itu, AKBP Reza Pahlevi pun meminta agar masyarakat merayakannya di rumah masing-masing. Diharapkan, hal ini dapat meminimalisasi potensi penyebaran Covid-19 saat libur malam baru.

“Kami mengimbau lebih baik malam tahun baru kita laksanakan dan rayakan bersama keluarga di rumah saja, sehingga kesehatan bisa terjaga,” pungkasnya. (ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *