Vaksinasi Anak 6-11 Tahun, Dinkes: Akan Dituntaskan di Tahun 2022

  • Whatsapp

MALINAU, cokoliat.com – Pelaksanaan vaksinasi terhadap anak usia 6 hingga 11 tahun sudah dikeluarkan sejak Oktober 2021 lalu.

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau akan menuntaskan vaksinasi untuk umum dan lanjut usia (lansia) terlebih dahulu.

Meski berdasarkan akumulasi data Dinas Kesehatan P2KB Malinau, cakupan vaksinasi hingga di penghujung akhir tahun ini sudah melampaui target nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Jhon Fel8x Rundupadang (foto:ag)

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Malinau, dr. Jhon Felix Rundupadang membeberkan, cakupan vaksinasi di Kabupaten telah mencapai 73 % dari target sasaran di daerah.

“Untuk kelompok lansia secara nasional sudah mencapai 55 persen. Sebenarnya kalau melihat data di daerah sudah lebih tinggi. Namun, karena mengikuti dari data Pemerintah Pusat, jadi kita harus ikuti,” ucapnya, Rabu (29/12/2021).

Ia menyebutkan, vaksinasi kelompok lansia akan dilaksanakan pada awal Januari Tahun 2022.

Kedepan, ucapnya, ia tidak ingin ada akumulasi data berbeda-beda dari setiap pelaksanaan program vaksinasi.

“Akan kita lakukan evaluasi kedepannya, baik program vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah maupun jajaran TNI-Polri,” imbuhnya.

dr. John menjelaskan, saat ini pihaknya menargetkan akan menuntaskan cakupan vaksinasi terhadap kelompok lansia.

“Untuk kelompok lansia secara nasional sudah mencapai 55 persen, dan kedepan kita targetkan pemenuhan sekitar 6 persen untuk memenuhi target cakupan vaksinasi lansia. Setelah itu terlampaui, baru akan kita lanjutkan untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun,” jelasnya.

Dia mengatakan, bahwa pencapaian vaksinasi di akhir tahun ini kemungkinan tidak bisa dikejar karena sebagian tenaga kesehatan di Malinau masih merayakan Natal dan Tahun Baru.

Menurut dr. Jhon, target vaksinasi warga harus dioptimalkan. Apalagi, saat ini virus varian omicron sudah diinformasikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sehingga setiap pemerintah daerah mempersiapkan upaya pencegahan sejak dini.

“Intinya, kita maksimalkan vaksinasi lansia ini. Setelah nanti selesai, baru akan kita lakukan vaksinasi anak,” tandasnya. (ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *