Biaya Administrasi Dinilai Tinggi, Program Desa Sarjana Dikeluhkan Calon Penerima

  • Whatsapp

MALINAU, Cokoliat.com – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau tentang program Desa Sarjana dinilai tidak memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat kurang mampu, pasalnya sejumlah calon pendaftar mengeluhkan biaya administrasi atau persyaratan yang cukup tinggi.

Diberitakan sebelumnya, bahwa sejumlah calon pendaftar untuk beasiswa program Desa Sarjana dari Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau, mengeluhkan salah satu persyaratan beasiswa yang dikeluarkan Pemkab Malinau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Dalam persyaratan nomor 9, disebutkan harus melampirkan surat keterangan bebas narkoba.

Seorang calon pendaftar, Yenitha (nama samaran) mengeluhkan syarat administrasi tersebut yang dinilai memerlukan biaya cukup banyak untuk tahap penjaringan calon penerima.

Di satu sisi, ia setuju dengan adanya syarat administrasi, namun ada poin yang dinilai berat bagi orang-orang yang kurang mampu.

“Syarat yang terlampir untuk surat bebas narkoba ini, biaya pemeriksaannya lumayan besar. Apalagi, ini juga masih tahap penjaringan calon penerima, mengapa tidak dibebankan diakhir saja, ketika telah dinyatakan lulus seleksi,” ucapnya, Kamis (21/10/2021).

Ia menilai, untuk tahap pendaftaran atau tahap penjaringan bakal calon penerima, persyaratan itu dinilai cukup membebani calon peserta.

Karena, bukan tidak mungkin pendaftar dinyatakan tidak lulus berdasarkan kualifikasi potensi desa, padahal telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Yenitha mengusulkan agar persyaratan itu diajukan pada saat tahapan daftar ulang atau peserta telah dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa program Desa Sarjana Kabupaten Malinau.

“Sebaiknya syarat ini nanti kalau sudah kita resmi diterima. Kan kasian sudah keluarkan biaya banyak tidak diterima. Tes narkoba sama kesehatan, tambah syarat-syarat lain, habis Rp 500 ribuan. Bagi kita yang tidak mampu syarat ini berat,” jelasnya.

Berdasarkan penulusuran dilapangan, untuk pengurusan Surat Keterangan Bebas Narkoba di Poli Eksekutif RSUD Malinau memerlukan biaya Rp 400 ribu lengkap dengan surat keterangan berbadan sehat.

Diketahui, di tahun ini melalui program inovatif Desa Sarjana, Pemda Malinau mengalokasikan APBD 2021 untuk desa-desa di 4 kecamatan sekitar wilayah perkotaan, diantaranya Kecamatan Malinau Kota, Malinau Barat, Malinau Utara, dan Kecamatan Mentarang.

Program tersebut diperuntukkan untuk satu peserta atau penerima beasiswa program Desa Sarjana di tiap desa. Biaya pendidikan ditanggung pemerintah daerah mencapai Rp 10 juta setahun untuk penerima program jenjang Sarjana. (ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *