Bantuan Hewan Kurban Tahun Ini Hingga ke Masjid Terjauh

  • Whatsapp
Penyerahan bantuan hewan kurban dari Pemkan Malinau. (Foto : Rahmawati/Cokoliat.com)

MALINAU, cokoliat.com – Anggaran yang disiapkan Pemkab Malinau untuk bantuan hewan kurban, bertambah Rp300 juta menjadi Rp600 juta tahun ini. Dengan bertambahnya anggaran, penerima hewan kurban juga sampai ke masjid yang ada di daerah pedalaman.

Wakil Bupati Malinau, Jakaria menuturkan ada sebanyak 32 hewan kurban yang dibagikan tahun ini. Menurut laporan yang diterimanya dari Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Malinau, hampir semua masjid sudah tercover untuk menerima hewan kurban, termasuk masjid terjauh yang ada di Desa Metut, Kecamatan Malinau Selatan Hulu.

“Kami persiapkan anggaran tahun ini Rp300 juta. Tapi, ada kebijakan Bupati untuk menambah Rp300 juta lagi. Jadi, anggaran yang kami alokasikan Rp600 juta,” tuturnya, ditemui usai penyerahan hewan kurban dari Pemkab Malinau, Senin (19/7/2021).

Wakil Bupati Malinau, Jakaria menyerahkan bantuan hewan kurban ke salah satu pengurus masjid, Senin (19/7/2021)

Harga untuk 32 sapi yang dibeli Pemkab Malinau, tidak sama setiap ekornya. Ia mengungkapkan, standar harga sapi berkisar Rp20 juta, namun untuk sapi terkecil harganya minimal Rp17 juta, kemudian ada sapi seharga Rp20 juta, Rp 21 hingga Rp 23 juta.

“Kami harapkan masyarakat mendoakan Kabupaten Malinau selesai dari Covid dan mendoakan agar APBD Kabupaten Malinau bisa lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Insya Allah, tahun depan Pemerintah sudah sepakat mengkondisikan semaksimal mungkin, dari anggaran yang bisa dihibahkan kepada PHBI,” tandasnya.

Jakaria menambahkan, dari semua masjid yang sudah terdata, masih ada masjid kecil yang belum bisa mendapatkan hewan kurban tahun ini. Namun, ia memastikan masjid kecil ini ada yang sudah tercover oleh masjid besar yang ada di sekitarnya.

“Jumlahnya lumayan banyak (masjid kecil). Kalau menurut kami, atas laporan PHBI bahwa masjid-masjid yang ada di sekitar perkotaan kalau di bagi perdesa dan perkecamatan hampir seluruhnya (mendapatkan bantuan hewan kurban). Tetapi ada beberapa masjid di satu desa, sehingga masjid besar mengcover masjid kecil yang ada di sekitarnya. Jadi, masjid kecil mengikuti karena mustahiknya ada di sekitar desa,” ungkapnya.

 

Reporter : Rahmawati

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *