Konsultasi Publik Ranwal RPJMD, Ada Usulan agar Desa Sarjana Prioritaskan Putra-putri Daerah

  • Whatsapp

MALINAU, cokoliat.com – Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malinau tahun 2021-2026 memasuki tahapan konsultasi dengan publik, Kamis (15/4/2021).

Kegiatan yang terpusat di ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau tersebut, diikuti oleh berbagai elemen masyarakat baik secara langsung maupun melalui virtual.

Kegiatan konsultasi publik bertujuan untuk memperoleh masukan dan arahan dari pemangku kepentingan untuk penyempurnaan ranwal RPJMD Kabupaten Malinau 2021-2026.

Banyak masukan dan usulan yang didapat dari forum tersebut. Salah satunya masukan dari Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Malinau, Marson R. Langub.

Marson disatu sisi juga mengapresiasi kebijakan Pemkab Malinau yang lebih memprioritaskan sektor pendidikan dan peningkatan ekonomi kreatif bagi para milenial di Kabupaten Malinau.

Kepala BKPP Malinau, Marson R. Langub mengatakan, program prioritas dari Pemerintah Daerah yaitu Desa Sarjana yang akan memberikan pendidikan kepada anak-anak di masing-masing Desa agar menjadi sarjana.

“Saya usulkan, agar anak-anak di Desa tersebut diberi pendidikan yang tinggi, namun harus disesuaikan dengan kebutuhan Desanya masing-masing,” ujarnya.

Sebagai contoh, urai Marson, di Desa Sungai Tubu saat ini masih banyak kekurangan tenaga kesehatan dan tenaga pendidik.

Ia menjelaskan, dari banyak tenaga atau pegawai yang di tugaskan di daerah pedalaman, pasti banyak yang tidak tahan dan ingin segera pindah tugas dengan berbagai alasan.

“Oleh karna itu, Desa sarjana tersebut harus lebih memprioritaskan anak-anak di daerah untuk disekolahkan. Diprogramkan baik menjadi dokter maupun guru, agar ia dapat terus mengabdi untuk Desa tempat ia dilahirkan,” tuturnya.

Selain itu, Marson juga memberi usulan agar pengembangan ekonomi kreatif juga harus memperhatikan potensi-potensi di masing-masing Desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Malinau, Afri ST Padan juga menyampaikan aspirasinya.

Ia mengatakan, melalui program Desa Sarjana kita berharap agar mengangkat para sarjana yang sudah ada di Desa untuk menjadi penyuluh pertanian.

Sehubungan dengan pembangunan pertanian di Indonesia dan Kabupaten Malinau khususnya, di beberapa Desa masih kekurangan tenaga penyuluh.

Menurutnya, satu program prioritas lainnya yakni Rasda Plus dan Desa Sarjana itu saling berkaitan.

“Selain didukung oleh hal lainnya, program Rasda Plus juga akan lebih optimal jika didukung oleh penyuluhan,” jelasnya.

“Kita usulkan melalui program milenial mandiri dan Desa Sarjana, kita angkat saja anak muda di Desa sana, untuk disekolahkan atau dilatih agar memiliki keahlian dalam bidang penyuluhan,” tambahnya.

Menanggapi berbagai masukan dan usulan tersebut, Bupati Wempi W Mawa menilai bahwa semua usulan tersebut sangat baik.

Hal itu dipastikan akan segera didiskusikan lebih lanjut bersama tim ahli, agar semua program prioritas daerah dapat berjalan dengan baik dan lebih terukur. (ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *