Korban Banjir Malinau: Rumah Rusak, Barang-barang Ikut Hanyut

  • Whatsapp

MALINAU, Cokoliat.com – Korban banjir besar yang melanda sejumlah Desa di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, mulai menyelamatkan dan membersihkan barang-barangnya, Minggu (16/5/2021).

Ma’mun warga Desa Harapan Maju, Kecamatan Mentarang, terlihat membersihkan dan menyelamatkan barang-barangnya usai diterjang banjir.

Ia dan keluarga lainnya berencana akan mengungsi di tempat yang telah disiapkan oleh pihak Desa.

Warga yang lain juga sibuk menyelamatkan beberapa barang yang masih tersisa. Banjir pagi tadi, kata ayah dari dua anak ini, datang dengan begitu cepat. Ia tak sempat menyelamatkan barang-barang penting di rumahnya, seperti alat masak, pakaian, dan alas tidur.

Hingga kini di permukiman tersebut masih terpantau banjir setinggi 30 sentimeter.

Ma’mun mengatakan, rumahnya kena, dan sekarang masih tertindih oleh rumah warga yang lainnya.

“Itu karna derasnya air banjir, pagi sekira pukul 04.00 WITA air langsung cepat naik. Disini ada 3 rumah yang rusak parah bahkan ada juga yang hanyut. Kalau untuk sementara ini, jika rumah belum di perbaiki kami belum berani tempati. Takut ada hujan dan banjir susulan,” ujarnya.

Untuk sementara, warga di Desa Harapan Maju yang terdampak akan diungsikan ke Gedung Serba Guna (Pertemuan) milik Desa.

“Yang Ibu-ibu tidurnya nanti di Gedung itu, yang Bapak-bapaknya akan berjaga. Takut ada banjir susulan lagi,” tuturnya.

“Kan kita juga ndak tau kalo banjirnya akan sebesar ini,” kata Ma’mun saat ditemui Cokoliat.com, Minggu siang.

Selain itu, bahan makanan pokok seperti beras, telur, dan bahan pangan lain Bapak Ma’mun tidak lagi bisa dikonsumsi karena terendam banjir.

Warga lainnya, Bernadeta, sedang duduk termenung dengan pakaian basah dan kaki terendam genangan air kotor didepan rumahnya yang rusak.

Seperti halnya Ma’mun, ia juga tak sempat menyelamatkan barang-barangnya.

Pakaian, alas tidur, perabotan rumah tangga, dan bahan pangan juga terendam air. “Rumah saya rusak parah juga nhi pak,” kata dia.

Diketahui, hari Minggu (16/5), sejumlah Desa di wilayah Kecamatan Mentarang dan Malinau Barat, Kabupaten Malinau terendam banjir. Ketinggian air sempat lebih dari 1 meter.

Desa tersebut antara lain, Desa Paking, Harapan Maju, Long Bisai (Singai Terang), Malinau Barat dan sekitarnya. Menurut warga, banjir ini merupakan yang terbesar. “Satu meter lebih, banjirnya yang dulu-dulu enggak pernah sebesar ini,” kata Tri Alda, salah satu warga Desa Paking.

Banjir tersebut , kata Tri, bahkan merendam ternak miliknya “Ndaklah saya tahu nhi, gimana peliharaan saya. Belum saya liatnya, soalnya airnya tinggi betul,” ujarnya.

Tri menambahkan, untuk transportasi warga hanya mengandalkan perahu atau long boat dan ada beberapa warga yang masih tinggal di rumah.

Sementara lainnya, mengungsi ke tempat saudara atau kerabat dekat yang lebih jauh dan aman dari banjir.

Hingga saat ini, debit air di Sungai Malinau dan Mentarang masih tinggi. Di beberapa titik, air juga masih meluap. (ag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *