Panitia Tetapkan 40 Bakal Calon Ketua RT Malinau Kota

  • Whatsapp

Profesional Bekerja, Panitia Dapat Apresiasi

MALINAU, cokoliat.com–Panitia Pemilihan Ketua RT Desa Malinau Kota, Kamis (18/3) menggelar rapat pleno penetapan calon ketua RT. Rapat pleno digelar di Gedung BPU Baya Intamu Desa Malinau Kota. Dihadiri oleh para calon ketua RT.

Di hadapan forum, Ketua Panitia, M. Yusuf mengungkapkan, ada 14 RT yang memiliki calon lebih dari 1 dan 6 RT yang hanya memiliki calon 1. Sesuai dengan ketentuan, papar M Yusuf, panitia melalukan rapat pleno penetapan calon terlebih dulu pada 14 RT.

“Sedangkan 6 RT yang baru memiliki 1 calon, kami beri penambahan waktu masa pendaftaran selama 6 hari ke depan,” ungkap Ketua Panitia, M. Yusuf.

Setelah penetapan calon, panitia akan melanjutkannya ke tahap berikutnya yaitu uji kompetensi dan penyampaian visi misi setiap calon RT.

“Ini kami lakukan sebagai cara untuk mendapatkan calon yang betul-betul berkualitas. Kompeten dan amah dalam menjalankan tugas,” ungkap M. Yusuf.

Di republik ini, sepanjang sejarah, bisa jadi proses pemilihan ketua RT di Desa Malinau Kota saat ini adalah proses yang paling serius. Panitia sangat profesional dalam bekerja. Kesungguhan dan keprofesionalan panitia terlihat dari cara mereka bekerja melaksanakan berbagi tahapan. Mereka berinovasi dengan misalnya menggelar sosilisasi, talk show atau dialog interaktif terkit dengan segala hal pemlihan dengan cara live striming di media sosil.

Machmud Bali, pemilik dan pengamat media mengapresiasi keseriusan panitia dalam melaksanakan pesta demokrasi tersebut. Ia menilai keseriusan tersebut akan berdampak sangat positif terhadap hasil.

“Proses yang serius akan menghasilkan produk yang serius. Ini  yang dipraktekan panitia,” ungkapnya.

Ketua RT di Kabupaten Malinau memang merupakan jabatan strategis. Ini terjadi sejak pemerintah daerah mencanangkan program RT Bersih dimana setiap RT diberi amanah untuk merumuskan program dan mengelola anggaran yang diberikan pemerintah daerah.

“Peran dan kedudukannya strategis. Oleh sebab itu ketua RT harus berkualitas. Punya kompetensi baik. Nah untuk menghasilkan ketua RT yang baik maka prosesnya pun harus serius. Ini sudah dilakukan oleh panitia pemilihan RT di Malinau Kota,” sambungnya.

Ia berharap cara dan keseriusan panitia diteladani oleh panitia dari desa-desa lain.

Reporter: Rahmawati/Editor: Waliyunu Heriman

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *