Pencabutan IUP Minerba di Kaltara; ESDM  Tunggu Tembusan SK Menteri

  • Whatsapp

TANJUNG SELOR, cokoliat.com–Jumlah perusahaan pemilik izin usaha pertambangan (IUP) di Kalimantan Utara dipastikan akan berkurang. Pengurangan terjadi pasca pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap 2.343 IUP di seluruh Indonesia. Hasilnya, pemerintah kemudian mencabut  2.097 IUP dengan total luas lahan 3.201.046 hektare.

Disamping mencabut IUP pemerintah juga mencabut 192 izin sektor kehutanan (IPPKH, HPH, HTI) dengan total luas 3.126.439 hektare, dan HGU Perkebunan dengan total luas 34.448 hektare.

Pada Senin (10/1) lalu Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menandatangani 19 surat pencabutan IUP, yang terdiri dari 13 IUP Operasi Produksi Mineral Logam dan 6 IUP Operasi Produksi Batu Bara, yang mayoritas berlokasi di luar pulau Jawa.

Pemilik IUP Mineral Logam berlokasi di Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Sementara itu, pemegang IUP Operasi Produksi Batu Bara berlokasi izin di Kalimantan Selatan, Jambi, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.

Kepala Dinas ESDM Kalimantan Utara, Norman Raga belum dapat memberikan keterangan saat dimintai informasi terkait dengan  perusahaan pemilik IUP di Kaltara yang dicabut tersebut.

“Saat ini kami belum bisa menginformasikannya karena masih menunggu tembusan resmi terkait SK pencabutan IUP minerba dari kementerian ESDM selaku instansi yang berwenang,” terang Norman Raga melalui pesan whatsapp pada media ini, Rabu (12/1).

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)  melakukan pencabutan  IUP sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Joko Widodo. IUP yang dicabut merupakan izin yang tidak beroperasi, tidak ditindaklanjuti dengan izin usaha, ataupun tidak menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Untuk diketahui, dalam 4 tahun terakhir ini, sejak  tahun 2018 hingga 2020 sudah ada 4 IUP di Kaltara yang dicabut. Pada 2018 sebanyak 3 IUP dicabut.

(mb/whl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *