Harga Cabai di KTT Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

  • Whatsapp

TANA TIDUNG, cokoliat.com – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022,  beberapa komoditas pangan di Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengalami kenaikan.

Pantauan Cokoliat.com di lapangan, memasuki akhir tahun 2021, harga sejumlah komoditas di Pasar Imbayut Taka Kabupaten Tana Tidung melonjak, di antaranya cabai rawit merah, cabai merah besar dan keriting serta bawang merah. Kenaikan harga tertinggi terjadi pada cabai rawit merah yang menyentuh angka Rp150 Ribu per kilogram (kg)

“Kemarin [harga cabai rawit merah] sempet Rp100.000 – Rp120.000 per kilogram, tapi per hari ini naik lagi. Rata-rata [harga] bahan pangan naik semua Mas, dan kenaikan paling tinggi terjadi pada cabai rawit merah. Tapi itu tergantung juga ambil pasokannya dari mana,” ucap Jumilah, pedagang di Pasar Imbayut Taka Kabupaten Tana Tidung, di sela-sela menunggu pembeli, Senin (13/12/2021).

Jumilah menjelaskan, kenaikan harga cabai rawit merah disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya cuaca buruk serta panen tidak maksimal. Sehingga cabai terpaksa dipanen dini. Faktor permintaan konsumen yang cukup tinggi namun suplai dari petani kurang maksimal membuat harga cabai kian naik.

Ia pun sedikit menyayangkan terhadap sistem pasar para agen atau pemasok di Pasar Imbayut Taka, yang memberikan harga yang sama dengan konsumen atau pembeli langsung.

“Kalo dari agennya sudah mahal, kita pun terpaksa kasi naik harga. Itu pun kami sedikit dapat untung, karena harganya sama dengan pembeli yang langsung ke agen,” ungkapnya.

Kenaikan harga pangan beberapa waktu terakhir juga diakui oleh pedagang lainnya.

“Disini cabai merah besar sama keriting udah Rp100.000 per kilogram. Harga bawang putih masih stabil tapi kalau bawang merah udah naik” kata Andri, salah seorang pedagang lainnya.

Ia mengatakan, akibat dari kenaikan harga tersebut membuat banyak pembeli mengeluh dan membuat omzet penjualan para pedagang pun menurun seiring dengan animo pembeli menurun. “Pasokan tetap lancar namun harga cukup tinggi,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *