Ditangkap, Ini Loh Tersangka Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur di Tarakan

  • Whatsapp
Kenakan baju biru, IS pelaku pelecehan seksual saat diamankan di Mako Polres Tarakan (Foto Istimewa)
banner 468x60

TARAKAN, cokoliat.com – Sat Reskrim Polres Tarakan berhasil meringkus seorang pemuda berinisial IS, di tempat kerjanya. Pemuda ini, terpaksa diamankan lantaran terbukti melakukan pelecehan seksual, terhadap seorang anak peremuan berusia 5 tahun disalah satu cafe di Tarakan.

Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Tarakan Iptu Muhammad Aldi mengatakan, kasus pelecehan seksual ini terungkap setelah pihak orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tarakan.

Bacaan Lainnya

“Tersangka kita amankan, Jumat (21/2/2020) malam ditempat kerjanya, setelah orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tarakan,” ungkap Aldi, Minggu (23/2/2020).

Untuk kronologinya, Aldi menjelasakan, korban bersama orangtuanya saat itu tengah makan disalah satu cafe, Senin (17/2/2020) lalu. Saat berada di cafe, korban seorang diri pergi ke toilet, dengan maksud ingin buang air.

“Korban juga sempat diikuti tersangka, kemudian tersangka yang saat itu mau mengganti tisu di toilet melihat korbannya berada di dalam toilet,” pungkasnya.

Melihat korbannya sendirian di dalam toilet, lanut Aldi, dengan cepat IS ikut masuk dan mengunci pintu toilet tersebut. saat itu pula, IS langsung melancarkan aksinya melakukan pelecehan seksual tanpa korbannya bisa melakukan perlawanan.

“Di toilet, tersangka sempat memegan dan menjilat kemaluan korban, selain itu tersagka juga sempat mengancam sehingga korbannya tidak melawan dan melapor kepada orangtuanya,” terang KBO.

Korban, tambah Aldi, baru melaporakan kejadian tersebut beberapa hari setelahnya kepada orangtuanya. Setelah dilaporkan ke Polres Tarakan, anggota bersama orangtua korban langsung berhasil mengamankan IS di tempat kerjanya.

“Kebetulan korban masih mengenali tersaangkanya, setelah itu tersangkanya kita amankan dan digiring ke Mako Polres Tarakan,” beber perwira balok dua ini.

Saat diperiksa, Aldi mengungkapan, IS mengakui semua perbuatannya kepada korban dan berdalih baru pertama kali melakukan aksi tersebut. Tidak hanya itu, IS juga mengaku tidak sengaja melihat korban sendirian di toilet, sehingga timbul niatnya untuk melakukan pelecehan seksual kepada korban.

“Untuk saat ini, tersangka sudah dilakukan penahanan di Rutan Polres Tarakan, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dan  proses penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, aksi pelecehan eksual yang dilakukan IS ini sempat viral di media sosial Facebook (FB) dan pesan berantai aplikasi WhatsApp. Dalam postingan itu, disebutkan telah terjadi pelecehan seksual yang dilakukan seorang pekerja disalah satu cafe di Tarakan.

Dipostingan itu juga dijelaskan kronologi singkat aksi pelecehan seksual tersebut, dimana korban tanpa pengawasan orangtua pergi ke toilet. Saat itulah, pekerja tersebut langsung masuk ketoilten dan mengunci pintu, untuk melancarkan aksinya. (ck1)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *