Mencuri dan Merampok, Kedua Pria ini Diringkus Sat Polair Polres Tarakan

  • Whatsapp
Polres Tarakan saat melakukan pres rilis pencurian dan perampokan (Foto cokoliat.com)
Polres Tarakan saat melakukan pres rilis pencurian dan perampokan (Foto cokoliat.com)
banner 468x60

TARAKAN, cokoliat.com – SU dan YUS, kedua warga Kelurahan Karang Harapan dan Karang Rejo ini terpaksa diringkus Sat Poliar Polres Tarakan, lantaran terlibat kasus pencurian dan perampokan. Keduanya, berhasil dimanakan di dua dilokasi berbeda diwilayah pertambakan.

Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadiri menuturkan, kasus yang menjerat SU yakni pencurian satu unit speedboat lengkap dengan mesinnya 40 PK. Sedangkan YUS, terbukti melakukan aksi perampokan tambak bersama ketiga rekannya, yang masih buron.

Bacaan Lainnya

“SU melakukan aksinya pada Agustus 2019 lalu dan ditangkap 8 Februari 2020, sementara YUS diamankan 11 Februari sehari setelah melakukan perampokan,” ujar Fillol, Senin (17/2/2020).

Fillol menyebutkan, aksi pencurian yang dilakukan SU diketahui berada di lokasi pertambakan Pulau Mapat, Bulungan. Dimana, SU mencuri speedboat milik Amir yang terikat di pondok tambak tidak jauh dari tempat SU bekerja, namun berhasil diringkus di lokasi tambak Tanjung Daun, Nunukan.

“Modusnya, SU ini mencuri speedboat milik korban sekitar pukul 19.00 wita, kemudan dirinya mendayung speedboat itu sejauh 10 meter, sebelum akhirnya mesin dihidupkan,” sebut Kapolres.

Sedangkan YUS, lanjut Fillol, melakukan perampokan di perairan Tanjung Tiram, Bulungan bersama ketiga rakannya, yang kini tengah jadi buronan. Hanya saja, saat YUS dan ketiga rekannya melakukan perampokan sempat mendapatkan perlawanan dari korban menggunkan parang.

“Waktu korban melakukan perlawanan, para pelaku ini langsung kabur tapi terpisah, karena salah satu pelaku ada yang terluka akibat sabetan parang,” kata Fillol.

Saat mencoba melarikan diri, dijelaskan Fillol, YUS melompat ke sungai dan berenang menuju kesalah satu pondok tambak milik warga. Sedangkan ketiga teman YUS, sempat menaiki speedboat dan langsung kabur menuju Tarakan.

“YUS empat bersembunyi di pondok tambak, kemudian berhasil diamankan warga dan dilaporkan ke Sat Polair Polres Tarakan, untuk dilakukan penjemputan,” bebernya.

Dari hasil pemeriksaan, diakui Fillol, SU mencuri speedboat milik teman kerjanya karena ingin mempunyai speedboat sendiri. Terkait YUS, diketahui sudah melakukan aksi perampokan tambak bersama ketiga rekannya, sebanyak tiga kali.

“SU ini belum pernah masuk penjara, tapi kalau YUS sudah tiga kali jadi residivis bersama teman-temannya, selain itu ketiga temannya  sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” tegasnya.

Dari kedua pelaku yang berhasil diamankan ini, Sat Polair berhasil menyita satu unit speedboat dan mesin tempel 40 PK, dari tangan SU. Sementara dari YUS, yang berhasil disita yakni senjata api rakitan jenis penabur, dua butir peluru, handuk dan ebilah parang yang digunakan korban untuk melawan.

“SU dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara, sedangkan YUS dijerat pasal 365 junto pasal 53 subisder pasal 170 KUHP, dengan ancaman 5 tahun penjara,” tutupnya. (ck1)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *