IRT ini Akan Ketemu Suminya di Lapas Usai Ditangkap Satreskoba Polres Tarakan

  • Whatsapp
banner 468x60

TARAKAN, cokoliat.com – Menjadi tersangka peredaran sabu, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinsial NL bakal menyusul suaminya di Lapas Tarakan. IRT yang tinggal di RT. 07, Kelurahan Pantai Amal ini diringkus Satreskoba Polres Tarakan, Sabtu (4/1/2019) kemarin dirumahnya.

Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Rerkoba AKP Sudaryanto menuturkan, NL dimanakan bersama seorang pria berinisal ST, saat transaksi sabu. Pengungkapan ini dilakukan, setelah petugas menerima informasi dari warga sekitar.

Bacaan Lainnya

“Informasinya di rumah NL sering transaksi sabu, setelah dilakukan penyelidikan anggota mendapatkan ada tiga orang lagi dirumahnya, yakni ST, AD dan HJ,” sebut Sudaryanto, Selasa (7/1/2019).

Tanpa pikir panjang, Sudaryanto mengatakan, petugas langsung melakukan penggerbekan dan penggeledahan di rumah NL. Dimana, petugas menemukan NL dan ST tengah melakukan transaksi sabu dibagian dapur, serta menemukan dua paket sabu dalam penguasaan ST.

“Begitu dilakukan pengembangan, petugas berhasil lagi menemukan 20 paket sabu siap edar dikemas menggunakan sedotan plastik, yang disembunyikan NL dirumahnya,” ujar Sudaryanto.

Dengan adanya temuan barang bukti sabu, lanjut Sudaryanto, selanjutnya NL, ST, AD dan HJ diamankan ke Polres Tarakan, guna penyidikan lebih lanjut. Hanya saja, dari 4 orang yang diamankan ini hanya NL dan ST yang dijadikan tersangkan, sedangkan AD dan HJ dijadiakan saksi karena tidak ada barang bukti.

“Jadi baru selesai transaksi, dimana ST membeli 2 paket sabu dari NL seharga Rp. 200 ribu, kita juga melakukan pengembangan apakah sabu yang dibeli ST, mau dipakai sendiri atau dijual lagi,” tegasnya.

Sudaryanto menambahkan, NL sampai nekat menjadi pengedar sabu di Pantai Amal karena meneruskan bisnis sabu, yang dilakoni suaminya sebelum mendekam di Lapas Tarakan dua tahun lalu. Bahkan, NL diduga sudah memiliki banyak pelanggan tetap yang ingin memesan sabu dengannya.

“Kemungkinan ada pelanggan barunya yang didapatnya dari bisnis sabu ini, selain pelanggan tetap dari suaminya yang sudah ditangkap terlebih dulu,” bebernya.

Sudaryanto mengungkapkan, untuk barang bukti 20 paket sabu siap edar dengan berat bruto 1,40 gram yang diamankan dari NL, petugas juga berhasil menyita barang bukti lainnya yakni satu unit Hp, sedotan plastik dua bundel dan satu bungkus plastik bening.

“NL dan ST dijerat pasal 114 ayat 1 subsider 132 ayat 1 junto pasal 112 ayat 1 subside 132 ayat 1 Undang undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, kita juga masih mendalami kasus ini,” tutupnya (ck1)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *