Nasdem dan PKB Punya Chemistry, Ahmad Usman Ajak Koalisi Bangun Tarakan

Ahmad Usman saat menyerahkan sendiri berkas pendaftaran bakal Calon Wali Kota Tarakan ke Sekretariat Partai Nasdem, Selasa (7/5/2024).

 

TARAKAN, Cokoliat.com – Punya chemistry sejak lama, Ahmad Usman datang sendiri ke Sekretariat Partai Nasdem Tarakan untuk mengembalikan berkas pencalonannya sebagai bakal calon Wali Kota Tarakan, Selasa (7/5/2024).

 

“Saya datang sendiri mengembalikannya. PKB dengan Nasdem punya chemistry sejak lama, mulai kami di DPRD Provinsi tergabung dalam satu fraksi, bersama PAN,” kata Ahmad Usman yang juga merupakan Ketua DPC PKB Tarakan.

 

PKB bersama PAN dan PDIP, menurutnya sudah memiliki kebersamaan yang bahkan sejak periode 2019. Sudah berjalan 5 tahun dan kemungkinan 3 partai ini akan kembali menjajaki fraksi yang sama kembali di DPRD Kaltara.

 

Anggota DPRD Kaltara terpilih ini menambahkan, pada saat Pilpres 2024 lalu PKB dan Nasdem menjadi motor koalisi yang kuat dalam pengusungan Anies-Muhaimin. Ia harapkan semangat yang ada pada koalisi adil makmur untuk semua ini bisa menjadi manifestasi politik yang harus terus digelorakan.

 

“Meskipun kepemimpinan nasional, kita belum berkesempatan tetapi tentu pilar pembangunan nasional itu berangkat dari daerah. Maka semangat itu juga harus terus kita gelorakan dari tingkat bawah,” tuturnya.

 

Ia berharap setelah pengembalian berkasnya ke Nasdem, semua tahapan bisa dipenuhi dan chemistry yang sudah lama terbangun bisa dituntaskan di Pilwali Tarakan.

 

“Semua partai pasti menginginkan posisi yang ideal, calon Wali Kota Tarakan. Harapan kami PKB bersama Nasdem membangun Tarakan,” harapnya.

 

Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah DPD Partai Nasdem Kota Tarakan, Barokah mengatakan setelah proses pengembalian formulir, selanjutnya Partai Nasdem akan melakukan survei di 447 RT yang ada di Tarakan.

 

Survei ini dilakukan untuk memberikan informasi dan masukan kepada DPW maupun DPP Partai Nasdem, siapa saja yang memiliki peluang di posisi perangkingan pertama, kedua, ketiga dan seterusnya.

 

Mantan perwira Polri ini menambahkan, ada kriteria yang diwajibkan Partai Nasdem. Diantaranya bisa merupakan kader atau non kader yang dikatakan mampu dan mumpuni. Sehingga bisa berkontribusi dan bertarung melawan kandidat lainnya.

 

“Tapi tetap semuanya kami ajukan sesuai uruan dari hasil survei ke 447 RT yang ada di Tarakan. Intinya kami dari Nasdem akan netral dan sesuai hasil survei,” ungkapnya. (*)